Penyanyi solo sekaligus member BLACKPINK, Rosé, membuka diri mengenai beragam emosi yang dieksplorasi dalam album debutnya yang akan segera dirilis, berjudul “rosie”.
Dalam wawancara eksklusif bersama PAPER Magazine, Rosé, yang memiliki nama asli Park Chaeyoung, bercerita tentang satu lagu di albumnya yang dia sebut sebagai lagu yang “sangat rentan”.
Lagu-lagu dalam album ini membahas isu-isu sensitif seperti toxic relationship dan komentar kebencian.
Rosé mengungkapkan kebiasaannya membaca hate comments di internet, yang kemudian menjadi inspirasi dalam karyanya.
Penyanyi asal Korea Selatan ini mengakui bahwa dirinya kerap kali tergoda untuk membaca komentar negatif yang ditujukan kepadanya.
Meskipun demikian, Rosé justru memanfaatkan pengalaman ini untuk menciptakan karya yang jujur dan terbuka.
“Saya menyadari betapa rentan dan kecanduannya saya terhadap dunia online ini, dan keinginan untuk dicintai serta dipahami,” ujar Rosé.
Meski komentar-komentar kebencian sering kali membuatnya terpukul, ia menggunakan emosi tersebut untuk menciptakan lagu-lagu dalam albumnya yang penuh dengan kejujuran.
Lagu-lagu dalam album “rosie” ingin menunjukkan bahwa Rosé juga manusia biasa yang mengalami berbagai emosi.
Dengan lirik yang sangat vulnerable, Rosé berharap publik dapat melihat sisi lain dari dirinya.
Album penuh pertamanya ini, “rosie”, dijadwalkan rilis pada 6 Desember 2024, dan merupakan proyek solo pertamanya sejak anggota BLACKPINK berpisah dari YG Entertainment untuk memulai aktivitas solo masing-masing.























