dottcom.id, SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat dukungan kepada masyarakat kurang mampu melalui dua layanan baru yang resmi dibuka, Rabu 3 Desember 2025. Bupati Sarolangun H. Hurmin didampingi Ketua BAZNAS Republik Indonesia Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA meresmikan Baznas Mikrofinance Desa (BMD) Sarolangun dan membuka Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sarolangun.
Peresmian BMD yang berada di kompleks perkantoran bupati dan peluncuran Rumah Sehat BAZNAS di Desa Tanjung, Kecamatan Batin VIII, disaksikan unsur Forkopimda, jajaran BAZNAS RI hingga daerah, DPRD, tokoh masyarakat, serta organisasi perempuan daerah.
Program mikrofinance desa dari BAZNAS kini menjadi salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi yang menyasar pelaku usaha kecil yang terkendala modal. Ratusan mustahik di Sarolangun telah menerima manfaatnya. Noor Achmad mencatat sebanyak 960 mustahik sudah memperoleh pinjaman modal usaha dari dana bergulir senilai Rp1 miliar. Setiap penerima memperoleh pinjaman Rp3 juta tanpa bunga.
“Alhamdulillah, dana bergulir ini sudah dimanfaatkan dengan baik oleh para mustahik. Tidak ada bunga. Jika suatu saat mereka ingin bersedekah dari hasil usahanya, itu menjadi infak yang kembali dikelola BAZNAS,” ucap Noor Achmad. Ia menambahkan program ini menjadi langkah nyata memutus praktik rentenir yang masih menjerat pelaku usaha mikro di banyak daerah.
Hingga saat ini telah beroperasi 159 unit BMD di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu BAZNAS juga menjalankan program mikrofinance berbasis masjid dan majelis taklim dengan dukungan anggaran hingga ratusan juta rupiah setiap lokasi.
Bupati Hurmin mengapresiasi kehadiran BMD di Sarolangun yang menjadi salah satu dari dua lokasi yang dipilih di Provinsi Jambi. “Kami menyambut baik program ini. Pinjaman tanpa bunga sangat membantu masyarakat kurang mampu yang ingin berusaha tanpa harus berhadapan dengan rentenir,” tegasnya. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar manfaat program terus meluas dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Selain peningkatan ekonomi, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap layanan kesehatan masyarakat. Pada momen yang sama dibuka Rumah Sehat BAZNAS Sarolangun sebagai pusat pelayanan kesehatan yang dapat diakses gratis oleh mustahik. Meskipun diperuntukkan bagi warga kurang mampu, layanan kesehatan tetap terbuka untuk masyarakat umum.
“Bagi mustahik, pelayanan kesehatan diberikan tanpa biaya. Namun masyarakat yang mampu juga dapat berobat di sini, sembari turut mendukung keberlanjutan layanan sosial BAZNAS,” kata Bupati Hurmin. Rumah Sehat BAZNAS ini menjadi yang pertama di Provinsi Jambi dan kedua di Sumatera.
Dalam rangka memperkuat sinergi, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan sejumlah pemangku kepentingan di wilayah Sarolangun. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan modal usaha secara simbolis, pemotongan pita, dan penandatanganan prasasti RSB.
Bupati Hurmin menyampaikan bahwa keberadaan BMD dan RSB diharapkan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik yang sedang berjuang memulai usaha maupun yang membutuhkan layanan kesehatan layak. Pemerintah Kabupaten Sarolangun menegaskan dukungan penuh agar program BAZNAS menjadi solusi nyata bagi kehidupan masyarakat.












