Kerinci – Direktur Bina Potensi BASARNAS Agus Haryono, S.S.,M.B.A. Membuka Langsung Pelatihan Teknis Pencarian dan Pertolongan di Gunung Hutan Bagi Potensi SAR Jambi Tahun 2024.
Kegiatan tersebut berlangsung selama 7 Hari mulai dari tanggal 28 September – 4 Oktober 2024 di Kayu Aro Kabupaten Kerinci.
Dalam sambutannya, direktur Bina Potensi BASARNAS Agus Haryono menerangkan, peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari potensi SAR yang ada, seperti pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi penguat SAR kemanusiaan dan kebencanaan serta Organisasi Pencinta Alam.
“Teman-teman mahasiswa juga ada, jadi lengkap ini perwakilan dari seluruh unsur yang bisa mendukung operasi SAR,” kata Agus Haryono di Kayu Aro Kerinci usai membuka pelatihan, Sabtu (28/9/2024).
Direktur Bina Potensi menjelaskan, para peserta akan diberikan pembekalan skill, ilmu pengetahuan perihal pencarian dan pertolongan terhadap kondisi kedaruratan di gunung dan hutan.
Dia mencontohkan, misalnya kondisi yang membahayakan manusia seperti pendaki tersesat di gunung, longsor maupun kecelakaan tranportasi di gunung dan hutan.
“Tentunya kita siapkan potensi yang ada di Jambi, khususnya di Kerinci dan Sungai Penuh untuk mengantisipasi kondisi tersebut,” jelas Agus.
Agus mengingatkan, beberapa waktu ke depan akan adanya potensi musim penghujan tentunya semua elemen harus menyiapkan kesiap siagaan untuk mengantisipasi kondisi kerawanan.
“Kita ketahui bahwa musim hujan ada potensi bencana alam Hidrometeorologi seperti banjir tanah longsor dan kondisi pendakian yang tidak baik, serta mengantisipasi kecelakaan di perairan. Wilayah kita ini memang wilayah yang rawan karena memiliki gunung berapi, potensi gempa tektonik karena pertemuan lempeng bumi dan kita juga punya bandara disini,” ujarnya.
Direktur Bina Potensi juga membahas isu Megathrust, meski di Kerinci Jambi cukup jauh dari titik yang diperkirakan namun tetap harus mempersiapkan diri.
Harus siap untuk membantu wilayah lain yang mengalami bencana di tempat lain.
Sementara itu, Asisten 1 Setda Kerinci Linda Martiani kabupaten Kerinci mengatakan, pemerintah Kerinci sangat mendukung pelatihan meningkatkan kapasitas SAR.
Serta berharap event yang sama terus dilaksanakan secara berkesinambungan.
“Tentunya akan meningkatkan edukasi terhadap masyarakat kita dan pihak terkait. Semakin mengedukasi masyarakat, semakin siaga bencana masyarakat, mitigasi terhadap bencana kedepan apa lagi kabupaten Kerinci rawan bencana alam,” kata Linda.





















