“Jangan Bawa Politik!” Peringatan Keras di Musprov Perpani Jambi 2026

dottcom.id – Musprov Perpani Jambi 2026 menjadi momentum penting bagi arah panahan daerah. Agenda ini digelar Sabtu, 18 April, dengan sorotan pada soliditas dan masa depan prestasi.

Sejumlah tokoh olahraga hadir dalam forum tersebut. Ketua KONI Jambi Mat Sanusi terlihat bersama Sekum Muhammad Ali dan perwakilan PB Perpani.

Pengurus Perpani dari seluruh kabupaten dan kota juga ikut ambil bagian. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kebersamaan dalam organisasi.

Ketua Perpani Jambi, Heriyanto, membuka forum dengan refleksi kepengurusan. Permohonan maaf disampaikan atas berbagai kekurangan selama masa jabatan.

“Semoga kepengurusan baru nantinya bisa membawa Perpani Jambi menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain evaluasi, agenda juga mengarah pada target ke depan. Perpani Jambi dijadwalkan menjadi tuan rumah Kejurnas antar klub pada Desember.

Momentum itu dinilai krusial untuk mengangkat prestasi. Dukungan dari daerah disebut menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan.

Di sisi lain, Musprov Perpani Jambi 2026 juga diwarnai pesan tegas dari KONI. Mat Sanusi mengingatkan agar dinamika pemilihan tidak memicu perpecahan.

“Dalam Musprov, perbedaan pilihan itu biasa. Mudah-mudahan tidak menjadi beban bagi ketua terpilih,” katanya.

Sanusi menyoroti potensi masuknya kepentingan lain dalam organisasi. Ia menegaskan olahraga harus steril dari muatan politik.

“Jangan bawa politik ke olahraga. Jangan melihat ke belakang, tapi lihat ke depan. Mari satukan visi untuk kemajuan Perpani Jambi,” tegasnya.

Panahan disebut sebagai salah satu cabang andalan daerah. Prestasi sebelumnya menjadi alasan untuk kembali menargetkan kejayaan.

Menjelang PON 2028, konsolidasi dinilai tidak bisa ditunda. Sinergi antar pengurus provinsi dan daerah menjadi faktor penentu.

Musprov Perpani Jambi 2026 diharapkan tidak sekadar forum rutin. Forum ini menjadi titik awal kebangkitan prestasi panahan Jambi di tingkat nasional.